Peringatan 10 Muharam 2025, Baznas Demak Santuni 5.300 Anak Yatim

Kilasdaerah, Demak – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Demak menyelenggarakan peringatan Lebaran Yatim tingkat kabupaten di Pendapo Satya Bhakti Praja, Selasa (22/7/2025). Pada momen penuh berkah ini, sebanyak 5.300 anak yatim menerima santunan dengan total nilai mencapai Rp 800 juta.

Santunan tersebut berasal dari zakat, infak, dan sedekah para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Demak maupun Kementerian Agama (Kemenag) Demak. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan Baznas yang digelar setiap bulan Muharam, bertepatan dengan peringatan Hari Anak Yatim pada 10 Muharam.

Ketua Baznas Demak, Bambang Susetyarto, menyampaikan bahwa jumlah anak penerima santunan tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, dari tahun ke tahun meningkat. Jika tahun lalu hanya 4.000 anak, tahun 2025 ini jumlahnya naik menjadi 5.300 anak dengan total santunan Rp 800 juta,” tutur Bambang saat mendampingi Bupati Demak Eisti’anah, Wakil Bupati Muhammad Badruddin, serta Sekda Akhmad Sugiharto.

Santunan Bertingkat Sesuai Jenjang Pendidikan tersebut menurut Bambang Susetyarto, nominal bantuan yang diberikan disesuaikan dengan jenjang pendidikan penerima. Rinciannya sebagai berikut:

TK, SD, dan MI negeri: masing-masing 5 anak per sekolah, menerima Rp 150.000 per anak. SMP dan MTs negeri: masing-masing 10 anak per sekolah, menerima Rp 200.000 per anak. MAN 10 siswa menerima santunan karena termasuk dalam kewenangan Kemenag.

Adapun siswa yatim jenjang SMA dan SMK tidak termasuk dalam penerima santunan karena kedua jenjang tersebut berada di bawah naungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“ASN Kemenag termasuk yang mempercayakan zakat dan infaknya melalui Baznas Demak, sehingga murid-murid MAN ikut mendapatkan santunan,” tambah Bambang.

Bupati Demak, Eisti’anah, menyampaikan apresiasinya atas peran strategis Baznas dalam mendukung upaya sosial dan pemberdayaan masyarakat.

“Bukan hanya soal santunan yatim piatu, kehadiran Baznas sangat membantu pemerintah daerah. Mulai dari bantuan bagi korban bencana, tenaga kependidikan non-ASN, hingga beasiswa produktif untuk mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu,” ujar Bupati.

Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada para ASN dan PPPK yang telah menunaikan zakat penghasilannya melalui Baznas. Ia menegaskan bahwa zakat yang dihimpun dikelola secara transparan, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Baznas menjadi solusi konkret bagi Pemkab untuk bisa cepat bertindak dan menyalurkan bantuan tanpa prosedur yang berbelit,” tandasnya.

Dengan peringatan Lebaran Yatim ini, Pemkab dan Baznas berharap semangat kepedulian, solidaritas, dan keberkahan di bulan Muharam dapat terus tumbuh di tengah masyarakat Demak. (*)

Array
Related posts