Kilasdaerah, Semarang – Banyak yang terkenal akan makanan atau jajanan tradisional dari kota Semarang selain lumpia dan Bandeng prestonya, salah satunya yang banyak diminati adalah Lapis Kukus Lawang Sewu, dimana kue kekinian yang sukses ini mampu mencuri perhatian wisatawan lokal ataupun dari luar kota.
Varian rasa yang beragam menjadi daya tarik utama dari kue lembut ini. Rasa original, cokelat, keju, greentea, dan taro. Inovasi rasa ini terus dikembangkan untuk memenuhi selera pasar yang semakin dinamis.
Tak hanya itu, tekstur yang lembut dan identitas lokal yang kuat dengan nama dan desain yang terinspirasi dari ikon Semarang, kue ini terasa lebih bermakna saat dijadikan buah tangan.
Selain untuk oleh-oleh, warga lokal yang bangga akan produk daerahnya, hingga anak muda yang hobi
mencicipi makanan kekinian juga membeli kue ini.
Waktu terbaik untuk menikmati Lapis Kukus Lawang Sewu ini saat pagi hingga siang hari, dimana pada jam-jam tersebut stok jajanan masih dalam kondisi hangat atau baru selesai diproduksi, hal tersebut diucapkan Arindra (22) salah satu karyawan, Selasa 17/6/2025.
“Kalau itu, kita produk freshnya antara sekitar jam sepuluh sampai jam sebelas pagi. Jadi untuk idealnya pada jam tersebut,” terangnya.
Lokasi outlet Lapis Kukus Lawang Sewu tersebar diberbagai titik strategis di kota Semarang, seperti kawasan jantung kota Semarang Lawang Sewu, Simpang Lima, dan kawasan Kota Lama.
Rasanya yang lembut, kemasan menarik, dan identitas lokal yang kuat. Dengan nama dan desain yang terinspirasi dari ikon Semarang, kue ini terasa lebih bermakna saat dijadikan buah tangan.
Agar tetap enak meski dibawa ke luar kota, Lapis Kukus Lawang Sewu sebaiknya disimpan dalam kulkas dan dikemas rapat. Jika disimpan dengan benar, kue ini bisa bertahan hingga lima hari, bahkan lebih lama jika dibekukan, pungkas Arindra.

Caption foto : Pembeli sedang memilih kue Lapis Kukus Lawang Sewu, Selasa 17/6/2025.(Mutia Arsya).