Kilasdaerah, Demak – Peringatan 80 tahun kemerdekaan Indonesia menjadi momen penting untuk menguatkan kembali ideologi Pancasila. Sekitar 300 warga Kabupaten Demak menghadiri acara “Gerakan Penguatan Kebajikan Pancasila” yang diselenggarakan oleh <span;>Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI<span;> di Gedung Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), Demak, pada Sabtu (23/8/2025).
Acara yang dimulai pukul 20.00 WIB ini dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Rinto Subekti. Dalam paparannya, Rinto menegaskan bahwa Pancasila adalah kunci eksistensi bangsa. “Sebagai Bangsa yang besar, kita telah menginjak pada usia 80 Tahun Kemerdekaan RI. Hal ini tentu tidak terlepas dari eksistensi Pancasila sebagai Ideologi Bangsa Indonesia,” jelasnya.
Menurut Rinto, Pancasila telah terbukti menjadi pedoman yang mempersatukan seluruh rakyat Indonesia di tengah keberagaman, baik dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, maupun bernegara.
BPIP dan DPR RI Berkomitmen Perkuat Pancasila
Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana BPIP RI, Dodi Setiawan, dalam sambutannya menekankan peran BPIP sebagai lembaga negara yang bertugas menanamkan nilai-nilai Pancasila secara sistematis di seluruh wilayah NKRI.
“Mari kita jaga komitmen kita untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta semangat gotong-royong dalam memajukan negara kita tercinta. Tanggung jawab akan hal tersebut bukan hanya ada di pundak pemimpin negara, tetapi juga menjadi tanggung jawab kita semua,” seru Dodi.
Komitmen ini juga sejalan dengan upaya DPR RI yang telah memasukkan Rancangan Undang-Undang BPIP<span;> sebagai prioritas dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) tahun 2025.
Acara yang berlangsung selama tiga jam ini juga menghadirkan beberapa materi. Andy Priyanto, Analis Hukum Ahli Madya BPIP RI, menyampaikan pentingnya Pancasila untuk menjaga kelangsungan hidup bangsa. Ia menyebut sejarah telah membuktikan bahwa negara yang tidak memiliki landasan ideologi yang kuat akan mudah terpecah-belah.
“Saat ini BPIP masih sebatas ada di Pusat. Ke depan kami berupaya agar BPIP dapat memiliki perwakilan di daerah,” kata Andy.
Sesi terakhir diisi oleh Fatkhan, Anggota DPRD Kabupaten Demak, yang membahas Pancasila sebagai landasan pembangunan di Demak, dilanjutkan dengan dialog bersama Lukmanul Hakim, Tenaga Ahli DPR RI.(*)

